Rasa Jengkel merupakan bagian dari hidup. Yang terpenting adalah cara anda menanganinya. Ajahn Brahm memperkenalkan beberapa teknik yang dapat membantu, termasuk dukungan positif dan perumpamaan tong sampah yang kosong dan Ajahn Nyamuk. — To find out more about Ajahn Brahm including links to his teachings visit: https://bswa.org/teachers/ajahn-brahm/ — If you enjoyed this video please share it with friends so that they too may benefit from the wisdom of this teaching. — Please support the BSWA in making teachings available for free online via Patreon: https://www.patreon.com/BuddhistSocie…

Khawatir tidak akan menghentikan hal buruk untuk terjadi dalam hidup kita, tapi akan menghentikan kita untuk menikmati momen masa kini. Ajahn Brahm mengajarkan kita bagaimana caranya rileks dan tidak bereaksi berlebihan terhadap situasi yang meresahkan. Silahkan dukung BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati. Copyright Buddhist Society of Western Australia

Ajahn Brahm menjelaskan tentang sumber kebijaksanaan dan bagaimana agar kita semua bisa menemukan sifat sejati akan realitas itu sendiri melalui pengalaman langsung. — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… — Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati.

Respon terhadap perdebatan antara Sam Harris dan Deepak Chopra yang terkesan kurang dalam aspek sains dan filsafatnya dan malah lebih mencerminkan perdebatan sehari-hari dalam kehidupan manusia. Ajahn Brahm mengkritik materialisme intelektual karena tidak adanya elemen perasaan dan humor di dalamnya. Tujuan dari agama dan sains seharusnya bukan untuk membela ajaran dan buku-buku, melainkan mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kehidupan dan hormat terhadap satu sama lain. Seperti yang dinyatakan oleh Ajahn Brahm, “Kita salah mengira bahwa konsep itu adalah kebenaran. Kita salah mengira bahwa teori-teori itu adalah kebebasan mendasar dalam perasaan yang seharusnya dikandung dalam teori-teori itu. Papan petunjuk bukanlah tujuannya.” — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… — Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati.

Ajahn Brahm membagikan rahasia untuk dapat merasakan kepuasan hati dalam hidup. — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… — Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati.

Ajahn Brahm memeriksa peran cinta, nafsu, dan kasih sayang dalam Buddhisme. Ajahn bertanya; Apakah cinta itu merupakan kemelekatan? Apakah cinta itu indah? Apakah cinta akan memberikanmu masalah? Sebenarnya apa saja peran cinta di dalam Buddhisme? Seperti apakah aspek spiritual tentang cinta di dalam suatu jalinan hubungan? Ajahn juga mengajarkan kita cara untuk memanfaatkan pemahaman akan cinta yang kita rasakan di dalam sebuah pernikahan atau hubungan. — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… — Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati.

Please support the BSWA in making teachings available for free online via Patreon: https://www.patreon.com/BuddhistSocie… Indonesian subtitles: Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati. Copyright Buddhist Society of Western Australia

Description : Ajahn Brahm mengajarkan kita bagaimana caranya untuk memanfaatkan penderitaan kita dengan cara menerimanya dan belajar mencintai penderitaan itu sendiri. — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… — Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati.

Sering kali upacara dan ritual dilaksanakan tanpa orang mengetahui maknanya. Baik itu perayaan pernikahan atau acara Waisak yang akan datang, Ajahn Brahm mendorong kita untuk menggali lebih dalam untuk mengetahui arti dari perayaan-perayaan itu dan melaksanakannya dengan tulus. — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… — Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati.

Dalam ceramah ini, Ajahn Brahm menggunakan contoh-contoh yang praktis dalam membimbing kita untuk menghadapi situasi-situasi yang sulit dalam hidup ini. Beliau menutup ceramah ini dengan pesan utamanya, yaitu “Melakukan itu mudah, tapi memikirkannya lah yang sulit dan melelahkan”. — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… — Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati.

Seperti yang dijelaskan oleh Ajahn Brahm, “Semakin diam anda, semakin sedikit masalah yang anda dapat”. Please support the BSWA in making teachings available for free online via Patreon: https://www.patreon.com/BuddhistSocie…

Saat masih sebagai Samanera di Thailand, Ajahn Brahm sering mengantuk selama meditasi dan merasa kecewa sampai suatu hari beliau menyadari bahwa itu bukanlah salahnya. Ajahn Brahm mengajarkan kita untuk tidak menyalahkan diri kita sendiri karena kesulitan merupakan kesempatan belajar yang sangat baik. — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… — Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati. Copyright Buddhist Society of Western Australia

Janganlah takut dengan kesunyian. Ajahn Brahm berbicara tentang kekuatan dari kesunyian dan menjelaskan bahwa di dalam Buddhisme, kesunyian itu adalah sesuatu yang sakral dan sangatlah baik untuk kesehatan serta kondisi mental. — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie… — Ada subtitle Bahasa Indonesia dalam video ini, jika tidak muncul, silahkan klik simbol pertama di bagian bawah sebelah kanan layar video bagi yang menonton dari komputer, dan bagi yang menonton dari handphone, silahkan klik simbol yang ada di bagian atas paling kanan layar, lalu klik ‘caption’. Bila ada masalah silahkan komen di bawah. Selamat menikmati.

Beberapa orang meminum kopi untuk meningkatkan energi, tapi Ajahn Brahm berbicara tentang sumber energi alternatif, yaitu inspirasi.

Ajahn Brahm menawarkan nasihat yang sederhana dan praktis untuk menangani rasa sakit pada tubuh saat bermeditasi

Ajahn Brahm menjawab pertanyaan : “Bagaimana cara menghadapi orang yang menjengkelkan?”

Ajahn Brahm berbicara tentang kebalikan dari sikap positif dan menawarkan cara yang bahkan lebih manjur dari pada hanya mencoba bersikap positif. Ajahn menjelaskan bahwa naik turunnya hidup itu memang sudah alaminya dan ini bukanlah sesuatu yang harus kita coba hindari, melainkan sesuatu yang harus kita investigasi dengan kebijaksanaan. — BSWA dalam menyediakan video ini secara cuma-cuma di internet melalui Patreon.https://www.patreon.com/BuddhistSocie…

Ajahn Brahm mengkisahkan cerita-cerita mulia yang mengajarkan kita cara menangani ketidakpastian dan kekacauan dalam hidup, serta maksud dari memprediksikan masa depan.

Banyak orang mengeluh kepada Ajahn Brahm bahwa mereka tidak bisa berhenti berpikir. Ajahn Brahm menawarkan teknik sederhana untuk menghentikan ocehan dalam batin anda dan menemukan secercah keheningan.

Banyak dari kita menderita karena memori negatif dan menyakitkan yang terus muncul. Di dalam cuplikan Dhamma ini, Ajahn Brahm menawarkan trik sederhana untuk membantu mengatasi memori-memori negatif ini.

Apa yang harus kita lakukan ketika kita merasa tidak ingin bermeditasi? Haruskah kita tetap bermeditai atau lebih baik melakukan yang lain? Ajahn Brahm menawarkan nasihat yang bijak dalam cara menangani perasaan yang menolak meditasi.

Ajahn Brahm menawarkan tips sederhana tentang cara untuk bisa tidur.

Merenungkan bagaimana setiap orang punya karakter dan persepsi yang berbeda-beda, Ajahn Brahm berbicara tentang bagaimana karakter kita dibentuk oleh pengalaman-pengalaman masa lalu, termasuk bagaimana orang bisa mengetahui kehidupan-kehidupan lampau mereka. Seperti yang Ajahn Brahm katakan “Siapa anda yang sekarang ada hubungannya dengan siapa anda yang dulu” di kehidupan-kehidupan yang lampau. “Ketika anda lahir, anda bukanlah papan kosong…Anda datang dengan sejarah.” Untuk lebih tahu lagi tentang Ajahn Brahm termasuk link ke ajaran beliau, kunjungi : https://bswa.org/teachers/ajahn-brahm/ Jika anda menikmati video ini, silahkan share ke teman-teman agar mereka juga bisa merasakan manfaat dari kebijaksanaan ajaran ini.

Ajahn Brahm mendiskusikan kedua jenis batin – batin yang melakukan dan batin yang mengetahui – dan mengapa sumber kebahagiaan di dalam batin adalah energi, dan energi dengan sendirinya kembali ke batin ketika batin itu beristirahat dengan damai.

Ajahn Brahm merespon terhadap sebuah pertanyaan, “Mengapa kita melafalkan paritta?”. Sebagai responnya, beliau menjelaskan arti dari salah satu paritta yang paling umum, yaitu Ratana Sutta, dan lanjut menjelaskan apa itu tujuan akhir dalam Jalan Buddhis.

Ajahn Brahm menjawab pertanyaan tentang jenis-jenis “Samadhi”. Beliau mengatakan bahwa hanya ada satu jenis Samadhi, dan bahwa tidak masuk akal untuk menerjemahkan kata tersebut sebagai “konsentrasi” ketika makna sebenarnya adalah “ketenangan”.

Wabah di zaman modern masyarakat kita ini yang harus ‘selalu aktif’ selama 24 jam 7 hari adalah bahwa orang-orang sering dan bahkan terus-terusan merasa kelelahan. Ini adalah perasaan yang sulit ditangani dan mengurangi kebahagiaan serta kesehatan kita. Ajahn Brahm menawarkan sudut pandang yang segar dan nasihat yang bermanfaat tentang cara menangani kelelahan.

share this with a friend